Yayasan An naba' Center

Get Adobe Flash player

Kisah Muallaf

HIJAB, HIJAB, DAN HIJAB

 

Nama saya Sonia Soares, biasa dipanggil Sonia. Saya adalah gadis kelahiran Timor Leste, tanggal 08 Nopember 1999. Saya seorang muallaf yang saat ini sedang menempuh pendidikan formal di salah satu sekolah Islam swasta dan menjadi santri di Pesantren Pembinaan Muallaf Yayasan Annaba Center Indonesia. Menjadi seorang muallafah bukanlah sesuatu yang begitu saja terjadi pada diri saya. Latar belakang keluarga yang beragama Katholik, menjadikan saya harus memikul beban yang tidak ringan karena saya berhadapan dengan mayoritas penganut Katholik dalam lingkungan keluarga.

Dua hari berselang, ibu menghubungiku karena khawatir akan keadaanku. Mungkin karena naluri seorang ibu, makanya ibuku menghubungi aku, selain juga mungkin ada yang memberi tahu tentang keadaanku kepadanya. Dia bertanya, “Fidel, cemana kabarmu nak? Ibuk dengar kamu sakit ya?”. “Iya mak, tapi aku sudah berobat.” kataku. “Kamu sudah melakukan apa yang mamak bilang?” lanjut mamak. “Belum mak,” kataku lagi.

Hari yang cerah, di sinari hangatnya mentari, ditemani kicauan burung yang merdu, berhembus angin yang sepoi-sepoi, aku menulis kisah perjalanan hidupku dalam menemukan Islam. Sungguh ini adalah sebuah hidayah yang harusnya kita syukuri, tidak hanya kepada aku dan kami para muallaf, tetapi juga bagi para umat Muslim karena kami telah mendapat hidayah dan kembali ke pangkuan Islam setelah sebelumnya berada pada jurang kekafiran yang sangat dalam. Adalah benar bahwa semua umat Muslim bersaudara. Oleh sebab itu, kabahagiaan yang dirasakan oleh saudaranya pasti juga dirasakan oleh dirinya.

Tak sadar saya sempat menitihkan air mata ketika itu. Kalaulah boleh diibaratkan, beliau seperti air yang menyirami pohon kecil yang sudah kering bahkan sebentar lagi akan mati. Itulah saya. Rasa duka telah ditinggal oleh beliau pun saya tuangkan dalam sebuah doa. Meski saya sudah tahu bahwa saya masih berstatus sebagai seorang penganut Kristen ketika itu, namun saya tetap mendoakan beliau. Semoga saja Allah Swt., memberikan tempat yang terbaik baginya di syurga Allah, amin yaa rabbal ‘alamin.