Yayasan An naba' Center

Get Adobe Flash player

MT AZ-ZAHRA PENGAJIAN DI ANNABA CENTER

Rabu, 08 Juni 2016, Majelis Taklim Az-Zahra dari perumahan D’Green BSD lakukan pengajian di pesantren Annaba Center Indonesia. Pengajian yang dilakukan oleh MT Az-Zahra adalah kali pertama dan dilakukan di awal bulan suci ramadhan. Kegiatan ini bertujuan untuk menimba ilmu agama yang disampaikan oleh pimpinan pesantren Annaba Center Indonesia, KH. Syamsul Arifin Nababan, sekaligus untuk berkunjung dan melihat secara langsung keadaan para santri muallaf Annaba Center yang sedang menjalankan ibadah puasa.

 

Kegiatan pengajian yang dilaksanakan perdana pada bulan ramadhan di pesantren Annaba Center Indonesia mengambil tema “Ramadhan Bulan, Bulan Kasih Sayang”. Para peserta pengajian mendengarkan testimoni santriwan dan santriwati Annaba Center yang menjelaskan latar belakang mereka mengapa memeluk Islam. Selain menceritakan tentang latar belakang mengapa para santri memeluk Islam, mereka juga menceritakan pengalaman pertama dalam menjalankan ibadah puasa di bulan ramadhan.

 

Hafiz, santri Annaba Center yang baru tiga minggu memeluk Islam mengatakan bahwa pengalaman puasa pertamanya amatlah penuh dengan perjuangan karena ia harus menahan lapar dan haus padahal ada yang bisa dia makan, tapi justru tidak ia makan. Apalagi hal ini tidak pernah dilakukannnya saat masih beragama Katholik dulu. “Pengalaman pertama puasa saya saat ramadhan ini adalah lapar. Saya berjuang mati-matian untuk menahan lapar dan haus itu.”, kata Hafiz yang disambut tawa lepas oleh para hadirin.

 

Ditemui pada kesempatan yang sama, sekretaris pesantren ustadz Ozi Setiadi mengemukakan bahwa kegiatan pengajian seperti yang dilakukan oleh ibu-ibu MT Az-Zahra tersebut terbuka untuk dilaksanakan di pesantren Annaba Center. “Sesuai dengan arahan yang disampaikan oleh pak Kiai, bahwa kegiatan pengajian yang serupa seperti yang dilakukan oleh ibu-ibu MT Az-Zahra juga bisa dilakukan oleh majelis taklim yang lain bahkan kelompok-kelompok pelatihan dan seminar. Hal ini mengingat Annaba Center telah memiliki fasilitas gedung baru yang berada di pesantren putri, sehingga berbagai kegiatan keilmuan dapat dilaksanakan di sini. Oleh sebab itu, kepada Jemaah yang berminat melakukan pengajian, pelatihan, atau seminar, dan ingin menggunakan fasilitas gedung serbaguna tersebut, insyaAllah bisa dipergunakan.”, tutup ustadz Ozi.

 

Kegiatan pengajian tersebut berlangsung sekitar tiga jam. Usai melakukan pengajian dan mendengarkan testimony santri Annaba Center para ibu kemudian kembali ke kediaman masing-masing. Akan tetapi, sebelum mereka meninggalkan pesantren, mereka mengaku sangat senang dan bahagia bisa berkumpul, belajar dan mendengarkan suka-duka para santri muallaf dalam menjalankan puasa di bulan ramadhan yang penuh kasih ini.

 

Add new comment

Plain text

  • No HTML tags allowed.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Lines and paragraphs break automatically.
CAPTCHA
This question is for testing whether or not you are a human visitor and to prevent automated spam submissions.
7 + 8 =
Solve this simple math problem and enter the result. E.g. for 1+3, enter 4.