Yayasan An naba' Center

Get Adobe Flash player

MT KHAIRUNNISA DAN YAPI AL-AZHAR RAWAMANGUN SAMBANGI ANNABA CENTER

24 April 2016, Pesantren Pembinaan Muallaf Yayasan Annaba Center Indonesia menerima kunjungan dari MT Khairunnisa dan YAPI Al-Azhar Rawamangun. Kunjungan tersebut dilakukan sebagai wujud kepedulian kepada para muallaf, khususnya yang ada di pesantren Annaba Center. Mewakili pengurus MT Khairunnisa, ibu Rina mengungkapkan; bahwa kunjungan yang dilakukan tersebut sebelumnya telah dibicarakan dengan ustadz Ozi Setiadi dan ustadz Idham Cholid jauh sebelum acara diselenggarakan. “Alhamdulillah, setelah beberapa minggu yang lalu kami bertemu dengan para ustadz di pesantren Annaba Center, pertemuan ini akhirnya dapat terlaksana”.

 

Kunjungan tersebut diterima langsung oleh pimpinan pesantren KH. Syamsul Arifin Nababan dan keluarga besar Annaba Center. Pada kesempatan itu, beliau memberikan sambutan yang menjelaskan kronologi berdirinya pesantren Annaba dan perkembangannya hingga kini. “Pesantren Annaba Center ini adalah pesantren pembinaan khusus bagi para muallaf yang pertama kali ada di Indonesia. Kami mendirikan pesantren Annaba ini atas dasar keperihatinan terhadap para muallaf yang mana saat mereka memutuskan memeluk agama Islam mereka tidak lagi mendapat perhatian dari keluarganya, bahkan mendapat intimidasi dan terror serta terusir dari keluarganya. Sedangkan masjid-mesjid besar yang ada hanya mampu mengislamkan mereka saja, tanpa memberikan bimbingan agama Islam yang baik agar mereka benar-benar memahami bagaimana Islam sesungguhnya. Oleh sebab itu, saya secara pribadi merasa terpanggil dan berkewajiban untuk menyelamatkan aqidah para muallaf karena saya sendiri berlatar belakang muallaf, sehingga saya tahu  bagaimana psikologi mereka.”, tutur kiai Nababan.

 

Pada kesempatan yang sama, ketua YAPI Al Azhar, bapak Sayuti, mengaku sangat bahagia bisa bertemu dengan keluarga besar Annaba Center. Beliau juga mengatakan bahwa insyaAllah akan memberikan peran dalam membantu dakwah Islam khususnya di pesantren Annaba Center. Lebih lagi, setelah mendengar langsung testimony para santri Annaba yang begitu mengharukan. “Saya sangat terharu mendengar kisah para santri, perjuangan mereka dalam mempertahankan aqidah Islam dalam diri amatlah berat, beruntung kita semua terlahir dalam keadaan berislam.”, tutup beliau.

 

Kegiatan tersebut berlangsung hangat. Pada akhir acara para ibu dan pengurus YAPI menyempatkan diri untuk berfoto bersama dengan para santri.

 

Add new comment

Plain text

  • No HTML tags allowed.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Lines and paragraphs break automatically.
CAPTCHA
This question is for testing whether or not you are a human visitor and to prevent automated spam submissions.
17 + 3 =
Solve this simple math problem and enter the result. E.g. for 1+3, enter 4.