Yayasan An naba' Center

Get Adobe Flash player

Berita

Belum lama ini, Pesantren Pembinaan Muallaf Yayasan An Naba Center Indonesia  telah meresmikan pesantren muallaf khusus putri. Peresmian ini adalah pertama dalam sejarah Kota Tangerang Selatan, bahkan mungkin di Indonesia dan tidak menutup kemungkinan negara-negara di dunia yang menghadirkan enam orang qori internasional dalam acara peresmian pesantren yang diperuntukkan bagi muallafah.

Kemarin, 30 Januari 2015, Pesantren Pembinaan Muallaf Yayasan An Naba Center Indonesia baru saja meresmikan pesantren putri. Peresmian pesantren dihadiri oleh tokoh-tokoh nasional dan juga internasional. Enam orang qori internasional hadir dalam acara peresmian tersebut. Mereka adalah ustadz Fadlan Zainudin, ustadz Qadar, ustadz Mukmin Mubarak, ustadz Darwin Hasibuan, ustadz Ahmad Muhajir dan ustadzah Mawaddah. Bertindak sebagai penceramah adalah ustadzah Ita Meiga Fitri tokoh muallaf dari Jawa Tengah.  

 

Jumat, 22 Januari 2015, Pesantren Pembinaan Muallaf Yayasan Annaba Center Indonesia kedatangan tamu istimewa. Mereka adalah rombongan pelancong yang juga mengemban misi dakwah yang berasal dari Negara Oman. Adalah bapak Ali Azmi yang membawa keempat orang berkebangsaan Oman tersebut datang untuk berkunjung ke pesantren Annaba Center.

 

Minggu (13/12/2019), Pesantren Pembinaan Muallaf Yayasan Annaba Center Indonesia (YACI) mensyahadatkan seorang pemuda untuk kembali ke pangkuan Islam. Efendi (30) pemuda kelahiran Bangka tiga puluh tahun yang lalu ini mengaku sudah lama merasakan keraguan dalam hatinya dan sudah tidak menjalankan perintah agama lamanya sejak lima tahun silam. Menurut pengakuannya, ia merasa bingung dengan agama yang ia anut, dan tidak sedikitpun memberikan rasa kenikmatan dalam beragama.

Pesantren Pembinaan Muallaf Yayasan Annaba Center Indonesia (YACI) meningkatkan budaya diskusi bagi para santri. Diskusi bertajuk “mudzakaroh agar bisa mencapai ridho Alloh” yang dilaksanakan dua kali seminggu memberikan efek yang sangat signifikan bagi para santri. “Selama ini santri kita sudah membudayakan diskusi dalam kelas dan menyampaikan pendapat melalui muhadharah (praktik pidato), dan praktik mengajar, tapi ini kami rasa masih belum cukup. Mereka harus semakin meningkatkan kemampuan khususnya dalam hal penyampaian gagasan melalui berdiskusi.

Kemarin, 30 Nopember 2015, Pesantren Pembinaan Muallaf Yayasan Annaba Center Indonesia menerima donasi kursi belajar dari Majelis Ta’lim Gencar (Gerakan Cinta Allah dan Rasulullah) dan Mahabatullah sebanyak 100 buah. Penyerahan kursi tersebut dilakukan secara simbolik oleh ketua Gencar, bapak Steephen, dan ketua majelis ta’lim Mahabatullah, Ibu Diana, dan langsung di terima oleh pimpinan pesantren KH. Syamsul Arifin Nababan. Pemberian donasi tersebut diadakan sekaligus dengan pengajian perdana yang dilakukan di pesantren muallaf putri jalan Cendrawasih I, Sawah Baru, Ciputat.

 

Oleh: Ozi Setiadi

Indonesia adalah negara yang beriklim tropis. Berbagai macam tumbuhan dapat hidup di negara ini. Baik berupa tumbuhan pokok, maupun tumbuhan atau tanaman komoditi ekspor, seperti karet dan kelapa sawit. Kesuburan lahan Indonesia yang sangat baik untuk ditanami tanaman yang bernilai tinggi dan berkualitas ekspor inilah yang mendorong segelintir orang yang tergabung dalam koperasi maupun korporasi untuk membuka lahan guna ditanami kelapa sawit maupun karet dengan cara membakar lahan.

Pages