Yayasan An naba' Center

Get Adobe Flash player

Berita

Alhamdulillah, segala puja dan puji syukur bagi Allah SWT, Tuhan semesta alam yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita semua. Salawat bertangkaikan salam kepada nabi besar Muhammad SAW., satu-satunya nabi yang memiliki hak prerogatif untuk memberikan syafaat kepada umatnya. Semoga kita termasuk umat beliau yang mendapatkan syafaatnya di Hari Kemudian, amin yaa rabba ‘alamin.

Sawah Baru, 7 Maret 2015, Pesantren Pembinaan Muallaf Yayasan Annaba Center Indonesia melakukan pengecoran lantai II pesantren muallaf putri. Pengecoran yang dipimpin langsung oleh KH. Syamsul Arifin Nababan berlangsung mulai dari pukul 10.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB. Waktu yang dibutuhkan cukup lama karena, selain cuaca hujan pada menjelang sore hari, kedatangan truk pengangkut beton juga terlambat dari waktu yang telah ditentukan.

Pesantren Pembinaan Muallaf Yayasan Annaba Center Indonesia menyelenggarakan program One Day One Juz yang diikuti oleh para ustadz dan santri pesantren. Program yang direncanakan akan dilakukan rutin ini diharapkan dapat memberikan manfaat khususnya bagi keluarga besar pesantren. Program yang diselenggarakan pertanggal 2 Maret 2015 hari ini diikuti oleh tiga puluh orang peserta. Masing-masing peserta membaca Al-Quran sebanyak 1 juz perhari. Pembagian juz Al-Quran yang dibaca sesuai dengan jumlah peserta. Dimulai dari juz pertama, hingga juz yang ke tiga puluh.

Alhamdulillah, Pesantren Pembinaan Muallaf Yayasan Annaba Center Indonesia telah kedatangan tamu dari Medan, Sumatera Utara, tepatnya pada tanggal 26 Februari 2015. Mereka adalah para pengurus lembaga training Mitra Cendikia Leadership Centre, yang dipimpin oleh Bapak Muhammad Khairil. Pada kesempatan ini, mewakili Mitra Cendikia, bapak Khairil menawarkan berbagai rencana strategis untuk peningkatan kualitas pesantren dan juga para jemaah pemerhati pesantren Annaba Center.

Segala puja dan puji syukur keluarga besar pesantren pembinaan muallaf Yayasan Annaba Center Indonesia ucapkan kepada Allah Swt., yang telah menciptakan manusia dari tanah, lalu dari tanah diciptakan setetes air mani, kemudian dari setetes mani itu Allah jadikan segumpal darah, dari segumpal darah itu Allah jadikan segumpal daging, dan dari segumpal daging tersebut Allah jadikan tulang-belulang, kemudian tulang belulang itu dibalut dengan daging, sehingga terbentuklah wujud lain, dan dari sesuatu yang berwujud lain itu ditiupkan ruh dari Allah, sehingga ia dapat hidup.

Siang itu, pada tanggal 7 Februari 2015, pesantren Annaba Center Indonesia kembali kedatangan tamu yang bertujuan untuk berdialog tentang kristologi dengan pimpinan pondok pesantren KH. Syamsul Arifin Nababan. Dia adalah seorang ibu muda yang memiliki tiga orang anak yang bekerja sebagai salah satu karyawan di perusahaan swasta. Ibu muda ini adalah seorang penganut Kristen Protestan yang cukup kritis dalam mempertanyakan perbedaan antara Islam dengan Krsiten. Ia menjadi begitu Kritis karena memiliki latar belakang yang bersinggungan dengan agama Islam.
 

Kemarin, tanggal 5 Februari 2015, datang sejumlah tamu ke pesantren pembinaan muallaf Yayasan Annaba Center Indonesia. Mereka adalah seorang jamaah yang sedang melakukan khuruj sejak beberapa hari yang lalu. Empat orang pria yang berusia 30 tahun ke atas itu, kemarin datang dan hendak bertemu dengan pimpinan pondok pesantren KH. Syamsul Arifin Nababan. Sayangnya, pak kiai baru saja meninggalkan pesantren 30 menit sebelum mereka datang karena ada agenda yang harus di jalankan. Namun, kedatangan mereka di sambut baik oleh ustadz Ozi Setiadi.

Siang yang cerah, tampak matahari sangat bersahabat. Udara yang tidak terlalu menyengat disertai hembusan angin yang semilir sepoi-sepoi. Kala itu, pimpinan pondok pesantren pembinaan muallaf Yayasan Annaba Center Indonesia KH. Syamsul Arifin Nababan sedang duduk dan beristirahat sejenak setelah sebelumnya menerima tamu yang berkunjung ke pesantren Annaba Center Indonesia. Bersama ustadz Ozi Setiadi, beliau menonton rekaman tayangan program The Journey yang disiarkan oleh Alif TV dalam bentuk kaset DVD yang mengambil objek Pesantren Annaba Center.

Tadi malam, selepas melakukan salat maghrib, pesantren pembinaan muallaf Yayasan Annaba Center Indonesia kedatangan tamu istimewa. Mereka adalah dua orang saudara kita dari agama lain, yaitu nasrani. Dua orang laki-laki yang datang ditemani oleh beberapa rekan mereka dengan maksud untuk melakukan dialog bersama KH. Syamsul Arifin Nababan. Salah seorang di antara dua umat nasrani tersebut sebelumnya memang sudah pernah datang ke pesantren, tepatnya pada malam minggu kemarin.

24 Januari 2015, Pesantren Pembinaan Muallaf Yayasan Annaba Center Indonesia kedatangan serombongan tamu. Rombongan pertama yang datang adalah keluarga ibu Yolanda yang berkunjung untuk berbagi kepada para santri pesantren sekaligus membawa seorang muallaf yang berkeinginan untuk belajar di pesantren Annaba Center. Rombongan kedua adalah saudara Rafi bersama dua orang rekannya  yang mana salah seorang di antara mereka berstatus sebagai seorang nasrani yang sangat tertarik kepada Islam, sehingga ingin melakukan dialog dengan KH. Syamsul Arifin Nababan.

Pages