Yayasan An naba' Center

Get Adobe Flash player

Hikmah

Orang-orang yang tidak menyadari bahwa rezeki selalu ada dalam kehidupan mereka akan tertekan dan terpenjara dalam pemikiran yang sempit, yang menganggap rezeki itu hanya sebatas uang, harta dan kekayaan semata. Mereka dibingungkan oleh tipu daya dunia dengan segala kemewahannya, sehingga menghabiskan waktu, tenaga dan pikiran hanya untuk mendapatkan sesuatu yang terkadang justru membuatnya lupa kepada Allah Swt.

 
           
Niat merupakan suatu hal yang sangat sering kita dengar. Sederhana, akan tetapi memiliki makna yang dalam. Seseorang yang akan melakukan suatu perbuatan tentunya berdasarkan pada niat. Ingin makan, karena ada niat untuk makan, ingin bekerja karena ada niat untuk bekerja, bepergian tentunya juga karena ada niat untuk bepergian, dan lain sebagainya segala sesuatu berdasarkan pada niatnya.

Oleh: Drs. H. Syamsul Arifin Nababan

Minggu lalu kita telah sampai pada bahasan secara singkat mengenai syarat-syarat memperoleh haji mabrur. Setidaknya ada empat syarat yang manjadikan seseorang memperoleh predikat haji mabrur. Keempatnya telah disebutkan sekilas namun belum dijelaskan lebih lanjut. Kini penulis akan menjelaskannya lebih mendalam agar tema yang dibuat sesuai dengan keinginan pembaca.

Barang siapa memasukinya (Baitullah itu) menjadi amanlah dia; mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah. Barang siapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam (Q.S. Ali Imran [3]: 97)

Edward Mortimer mengatakan Islam lebih besar menekankan aspek sosial ketimbang ritual. Islam adalah agama yang kompleks terutama dalam mengupas persoalan sosial.

Seorang mukmin harus memiliki kepribadian yang utuh, di mana dirinya, ilmunya, jabatannya, hartanya, profesinya, keahliannya dan kecerdasannya harus bermanfaat untuk akhirat dan dunia.

Ikhlasnya amal perbuatan karena Allah SWT. disertai kesesuaian amal dengan sunnah menjadi syarat akan diterima-Nya ibadah seorang hamba. Barulah dengan demikian suatu amalan disebut amal shaleh.

Adanya jihad diharapkan umat Islam dapat memahami pentingnya pengorbanan demi menegakkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Kematian pada hakekatnya adalah masa depan kita yang terindah. Sebuah perjalanan menuju kampung halaman yang kita rindukan. Layaknya orang yang sedang berwisata, kematian itu menyenangkan. Setiap orang, tanpa terkecuali, diberi kesempatan untuk melakukan perjalanan ini. Sebuah kesempatan yang tidak boleh dan tidak bisa ditolak. Penolakan hanya akan mendatangkan ketakutan yang berakibat kesengsaraan. Tak ada jalan kecuali menerimanya dengan ikhlas. Hanya dengan menerima kematian sebagai bagian dari perjalanan kita, maka hidup ini akan terasa ringan.

Puasa adalah salah satu jalan untuk meningkatkan kualitas diri karena puasa merupakan momentum guna meningkatkan kualitas ibadah. Seseorang yang menjalankan ibadah ramadhan dengan baik, maka akan terlihat peningkatan kualitas dalam dirinya. Puasa menjadikannya semakin santun, menjadikannya teguh dalam prinsip keimanan, dan tentunya gemar untuk menolak setiap perbuatan yang dilarang oleh agama.