Yayasan An naba' Center

Get Adobe Flash player

Kisah Muallaf

Sesungguhnya Allah tidak merobah Keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merobah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri........(Q.S. Ar Rad [13]: 11)

“Aku ingin menunjukkan kesungguhanku setelah memeluk Islam. Aku bukanlah seperti kebanyakan orang yang hanya menginginkan manfaat dari predikat mu’alaf yang kusandang. Banyak diantara saudara-saudara kita sesama muslim yang hanya ingin mendapatkan zakat karena mu’allaf adalah salah satu asnaf yang berhak memperoleh zakat, sehingga tak jarang di antara mereka sempat menggadaikan agama hanya untuk kepentingan materi, naudzubillah tsumma naudzubillah�?, ungkapnya.

Surat Maryam merupakan surat yang sering ia dengar sehingga menimbulkan pertanyaan yang mendalam, ternyata Islam juga membicarakan mengenai nabi, dan mengapa Islam membicarakannya? Aziz mengungkapkan, rasa ingin tahu tersebut semakin meninggi ketika ia merasakan kegalauan yang lebih dalam saat ia mendengar rekaman tartil Alquran lengkap dengan terjemahan yang dikumandangkan setiap menjelang Maghrib. Al-Anbiyaa’ dan Maryam adalah dua surah yang paling sering diputar kala itu. “Aku sangat terheran-heran kala itu. Nabi-nabi yang disebutkan dalam Alquran sama persis dengan nabi-nabi yang pernah kami (umat Kristiani) pelajari,��? kata Aziz.

Ini adalah kisah seseorang yang berusaha mencari hakikat (kebenaran), mancari Allah, ini lah kisah Salman Al-Farisiy radhiAllahu ‘anhu wa ardhaahu. Mari kita biarkan Salman bercerita tentang dirinya sendiri, agar ia menceritakan kepada kita kejadian apa saja yang ada dalam kisahnya itu, karena tentunya perasaannya tentang kisah itu lebih dalam dan keterangannya pun lebih teliti dan benar.

Pages