Berita

KEKAGUMAN USTADZ OREN

KEKAGUMAN USTADZ OREN

Dikirim tanggal 19 Okt 2015 10.27.06 347 Kali dibaca

Kamis, 16 Oktober 2015, ustadz Oren Indonesia datang berkunjung ke pesantren Annaba Center. Beliau datang bersama ustadz Zikro yang kocak dan gaul untuk bersilaturahmi dan menemui pimpinan pesantren, KH. Syamsul Arifin Nababan. Dengan warna oren sebagai simbol yang khas melekat pada dirinya, ustadz yang dikagumi para ibu ini langsung mengucapakan salam dan berpelukan ketika bertemu dengan pak Kiai. “Assalamu’alaikum! Alhamdulillah….. Senang sekali bertemu antum lagi guru.”, ujar ustadz Oren dengan wajah yang tersenyum lebar. Salam persahabatan itu pun langsung disambut oleh pak Kiai seraya mengucapkan selamat datang kepada ustadz Oren dan ustadz Zikro.

WISATA ROHANI KE ANNABA CENTER

WISATA ROHANI KE ANNABA CENTER

Dikirim tanggal 19 Okt 2015 10.28.24 319 Kali dibaca

Minggu, 18 Oktober 2015, Jemaah pengajian dari perumahan Kartika Loka datang ke Annaba Center. Adalah Nur Jamal Syahid yang menjadi media penghubung antara para Jemaah dengan pesantren Annaba Center. Jamal merupakan mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta semester akhir yang melakukan penelitian di pesantren ini. Ia adalah mahasiswa UIN yang ke enam yang melakukan riset di Annaba dalam rentang waktu tiga tahun. Ketertarikan para calon sarjana UIN untuk melakukan penelitian di Annaba bukan tanpa alasan. Mereka, mayoritas, menganggap bahwa para muallaf yang berpindah dari agama lamanya ke agama Islam tentu memiliki segudang pengalaman religius yang sangat menarik untuk diteliti. Hal ini juga yang menjadi salah satu sebab mengapa para Jemaah yang berasal dari Pamulang datang ke Annaba Center.

ISLAMKAN ENAM ORANG KELUARGANYA, ABDUL AZIZ LAIA, SANTRI ANNABA YANG MENJADI USTADZ

ISLAMKAN ENAM ORANG KELUARGANYA, ABDUL AZIZ LAIA, SANTRI ANNABA YANG MENJADI USTADZ

Dikirim tanggal 24 Okt 2015 11.06.16 351 Kali dibaca

  Lianus Laia, anak pertama dari tujuh bersaudara ini telah memutuskan untuk memeluk Islam sejak 14 Januari 2002 yang lalu di masjid Istiqomah, Perawang Riau. Ia kemudian mengganti nama menjadi Abdul Aziz Laia. Kegundahan hati terhadap agama lamanyalah yang mendorong Laia untuk berhijrah dari agama Protestan  dan memeluk Islam. “Saya waktu itu, ragu terhadap ketuhanan Yesus, sehingga mendorong saya untuk mempelajari Al-Quran melalui kaset-kaset ceramah yang saya dengarkan. Apalagi ketika itu, saya sering mendengarkan ayat-ayat Al-Quran yang diperdengarkan melalui kaset-kaset mengaji yang sengaja diputar menjelang maghrib oleh pengurus masjid. Surat Ali Imran, Al-Maidah, dan Maryam adalah surat yang sering diputar di masjid di dekat rumah. Inilah yang mendorong keinginan saya untuk mengetahui siapa sebenarnya Isa yang disebutkan dalam surat Maryam, dan siapa pula Muhammad.”, ujar ayah dua orang anak ini.

BENCANA SEBAGAI SALAH SATU TOLOK UKUR KEIMANAN

BENCANA SEBAGAI SALAH SATU TOLOK UKUR KEIMANAN

Dikirim tanggal 30 Okt 2015 10.39.23 349 Kali dibaca

Indonesia adalah negara yang beriklim tropis. Berbagai macam tumbuhan dapat hidup di negara ini. Baik berupa tumbuhan pokok, maupun tumbuhan atau tanaman komoditi ekspor, seperti karet dan kelapa sawit. Kesuburan lahan Indonesia yang sangat baik untuk ditanami tanaman yang bernilai tinggi dan berkualitas ekspor inilah yang mendorong segelintir orang yang tergabung dalam koperasi maupun korporasi untuk membuka lahan guna ditanami kelapa sawit maupun karet dengan cara membakar lahan. Tindakan yang tidak bertanggung jawab ini dilakukan dengan alasan diperbolehkan oleh undang-undang nomor 32 tahun 2009, pasal 69 tentang lingkungan hidup, yang menjadi dalih bahwa lahan seluas maksimal 2 hektar dapat dibuka dengan cara dibakar. Ini diperkuat pula oleh peraturan gubernur, misalnya pada provinsi Riau dan Kalimantan yang mana daerah ini menjadi daerah yang potensial untuk dijadikan perkebunan kelapa sawit dan karet.

GENCAR DAN MT MAHABATULLAH DONASIKAN 100 BUAH KURSI BELAJAR KE ANNABA CENTER

GENCAR DAN MT MAHABATULLAH DONASIKAN 100 BUAH KURSI BELAJAR KE ANNABA CENTER

Dikirim tanggal 1 Des 2015 03.09.16 346 Kali dibaca

Kemarin, 30 Nopember 2015, Pesantren Pembinaan Muallaf Yayasan Annaba Center Indonesia menerima donasi kursi belajar dari Majelis Ta’lim Gencar (Gerakan Cinta Allah dan Rasulullah) dan Mahabatullah sebanyak 100 buah. Penyerahan kursi tersebut dilakukan secara simbolik oleh ketua Gencar, bapak Steephen, dan ketua majelis ta’lim Mahabatullah, Ibu Diana, dan langsung di terima oleh pimpinan pesantren KH. Syamsul Arifin Nababan. Pemberian donasi tersebut diadakan sekaligus dengan pengajian perdana yang dilakukan di pesantren muallaf putri jalan Cendrawasih I, Sawah Baru, Ciputat.