Berita

Alhamdulillah, Pak Kiyai Kembali

Alhamdulillah, Pak Kiyai Kembali

Dikirim tanggal 19 Jan 2015 11.27.02 625 Kali dibaca

Segala puja dan puji syukur hanyalah untuk Allah Swt., yang telah menganugerahkan makhluk-Nya kehidupan dunia yang begitu indah dan damai. Salawat bertangkaikan salam semoga senantiasa tercurah keharibaan baginda Nabi Muhammad Saw., yang syafaatnya sangat dinantikan oleh seluruh umat Muslim di penjuru dunia pada hari akhir nanti. InsyaAllah kita termasuk umat beliau yang selalu bersalawat dan mendapat syafaatnya, amin yaa Rabbal ‘alamin.

Apa Kabar Pembangunan Pesantren Muallaf Putri?

Apa Kabar Pembangunan Pesantren Muallaf Putri?

Dikirim tanggal 19 Jan 2015 02.51.11 171 Kali dibaca

Pesantren pembinaan muallaf Yayasan Annaba Center Indonesia kini memang sedang melaksanakan pembangunan pesantren muallaf putri. Pesantren yang yang direncanakan terdiri dari dua lantai tersebut memiliki kedalaman pondasi sedalam 1.5 meter. Kokoh! Bangunan ini nantinya akan difungsikan sebagai kantor, kamar dan aula utama seluas 200 m2. Proses pembangunan sedikit mengalami hambatan karena cuaca yang tidak mendukung. Hujan kemudian panas, lalu hujan dan terang kembali, membuat para pekerja kesulitan untuk melanjutkan pembangunan. Saat ini pondasi sudah selesai dibangun dan sudah masuk pada tahap pemasangan pancang. InsyaAllah akan segera dipercepat, apalagi musim penghujan akan segera berakhir dan musim panas datang. Mudah-mudahan pembangunan ini dapat selesai pada waktunya, sehingga para santri muallaf putri yang tinggal di rumah-rumah yang dikontrak oleh Pesantren Annaba Center dapat menepati gedung baru nantinya, amin. (red. 19/01/2015)

Diterima di RGI

Diterima di RGI

Dikirim tanggal 20 Jan 2015 12.43.23 185 Kali dibaca

Alhamdulillah, tadi malam, tepat pada pukul 17.00 WIB, pesantren pembinaan muallaf Yayasan Annaba Center Indonesia mendapat kabar gembira. Salah seorang santri putra telah diterima untuk mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh Rumah Gemilang Indonesia (RGI). Pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan (skill) para pesertanya itu diminati oleh banyak kalangan termasuk santri pesantren Annaba Center. Berdasarkan informasi yang diperoleh, lebih dari 400 orang mendaftarkan diri untuk masuk pada lembaga pelatihan tersebut. Sayangnya, dari 400 orang, hanya 120 orang yang diterima setelah melewati seleksi yang cukup ketat.            

KEMBALI KE PANGKUAN ISLAM

KEMBALI KE PANGKUAN ISLAM

Dikirim tanggal 27 Jan 2015 10.11.21 188 Kali dibaca

24 Januari 2015, Pesantren Pembinaan Muallaf Yayasan Annaba Center Indonesia kedatangan serombongan tamu. Rombongan pertama yang datang adalah keluarga ibu Yolanda yang berkunjung untuk berbagi kepada para santri pesantren sekaligus membawa seorang muallaf yang berkeinginan untuk belajar di pesantren Annaba Center. Rombongan kedua adalah saudara Rafi bersama dua orang rekannya  yang mana salah seorang di antara mereka berstatus sebagai seorang nasrani yang sangat tertarik kepada Islam, sehingga ingin melakukan dialog dengan KH. Syamsul Arifin Nababan. Rombongan ketiga adalah romobongan ibu Ati yang membawa salah seorang wanita yang sempat keluar dari Islam, untuk itu mereka datang ke pesantren dengan harapan melalui dialog yang dilakukan dengan pak Kiyai akan memberikan jalan hidayah kembali kepada wanita tersebut. Dan rombongan yang terakhir adalah bapak Erwin beserta keluarga yang datang untuk bersilaturahmi dengan pak Kiyai.  

DIALOG 1,5 JAM LALU MASUK ISLAM

DIALOG 1,5 JAM LALU MASUK ISLAM

Dikirim tanggal 29 Jan 2015 10.13.02 179 Kali dibaca

Tadi malam, selepas melakukan salat maghrib, pesantren pembinaan muallaf Yayasan Annaba Center Indonesia kedatangan tamu istimewa. Mereka adalah dua orang saudara kita dari agama lain, yaitu nasrani. Dua orang laki-laki yang datang ditemani oleh beberapa rekan mereka dengan maksud untuk melakukan dialog bersama KH. Syamsul Arifin Nababan. Salah seorang di antara dua umat nasrani tersebut sebelumnya memang sudah pernah datang ke pesantren, tepatnya pada malam minggu kemarin. Ia lebih dahulu datang dan melakukan dialog bersama pak kiyai dan kemudian berjanji untuk datang lagi demi memantapkan keyakinannya terhadap Islam. Sedangkan seorang penganut nasrani yang lain juga ingin mengetahui Islam, khususnya perbandingannya dengan Kristen.