Berita

STUDI BANDING PONPES DARUSSALAM KE PESANTREN ANNABA CENTER INDONESIA

Dikirim tanggal 4 Feb 2015 10.56.23 282 Kali dibaca

STUDI BANDING PONPES DARUSSALAM KE PESANTREN ANNABA CENTER INDONESIA
Siang yang cerah, tampak matahari sangat bersahabat. Udara yang tidak terlalu menyengat disertai hembusan angin yang semilir sepoi-sepoi. Kala itu, pimpinan pondok pesantren pembinaan muallaf Yayasan Annaba Center Indonesia KH. Syamsul Arifin Nababan sedang duduk dan beristirahat sejenak setelah sebelumnya menerima tamu yang berkunjung ke pesantren Annaba Center Indonesia. Bersama ustadz Ozi Setiadi, beliau menonton rekaman tayangan program The Journey yang disiarkan oleh Alif TV dalam bentuk kaset DVD yang mengambil objek Pesantren Annaba Center. Tayangan yang menghibur disertai dengan tampilan gambar yang bagus cukup menyenangkan dan mengisi waktu istirahat, siang itu.   Dua puluh menit waktu berjalan, tak terasa, datang tamu berikutnya. Mereka adalah rombongan dari pondok pesantren Darussalam. Pesantren khusus bagi yatim dan dhuafa pimpinan ustadz Sudirman. Rombongan mengendarai tiga buah mobil MPV, jumlahnya sekitar dua puluh orang. Pengurus beserta santri pesantren Darussalam datang ke pesantren Annaba Center dengan agenda khusus, yaitu melakukan studi banding ke pesantren Annaba Center Indonesia.   Pimpinan pondok pesantren KH. Syamsul Arifin Nababan dengan ramah mengucapkan salam, menyambut dan menjamu rombongan yang datang. “Beginilah ustadz pesantren kita. Ini adalah tempat bagi para muallaf yang ingin menimba ilmu agama. Insya Allah, sekarang sudah ada pesantren putra dan sebentar lagi juga akan ada pesantren khusus muallaf putri. Saat ini sedang dalam proses pembangunan, mohon doa dari antum semua.”, tutur beliau kepada ustadz Sudirman yang sebelumnya sudah pernah hadir di pesantren Annaba Center.   Ustadz Sudirman mengaku sangat bangga dan takjub melihat pesantren Annaba Center. Menurutnya pesantren ini sangat menerapkan kalimat “Kebersihan adalah sebagian dari iman.” “Saya sangat kagum dengan pondok pesantren Annaba Center pimpinan ustadz Nababan. Pesantrennya bersih, nyaman, dan tenang. Kami akan belajar banyak dari pesantren ini, dan insyaAllah akan kami terapkan pula di pesantren Darussalam.”, kata beliau kepada para hadirin.   Pak Kiyai menjelaskan berbagai macam mengenai pesantren Annaba Center mulai dari sejarah beridirinya hingga proses pendidikan yang dilakukan di pesantren. Saat itu, beberapa orang pengurus pondok pesantren Darussalam memberikan pertanyaan kepada beliau dan dijawab satu persatu pertanyaan tersebut. Pengurus mengaku puas dengan jawaban yang diberikan oleh pak Kiyai karena jawaban tersebut tidak hanya diucapkan melainkan juga sudah dipraktikan langsung di pesantren Annaba Center Indonesia.   Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan sangat kental terasa. Namun, pak Kiyai tidak dapat menjamu para tamu lebih lama karena ada agenda lain yang harus dijalankan. Para tamu pun dipersilahkan untuk melanjutkan diskusi bersama ustadz Ozi Setiadi. Oleh beliau, dijelaskan lebih lanjut mengenai pesantren, termasuk beberapa orang santri yang direkomendasikan untuk mengikuti berbagai pelatihan guna meningkatkan keahlian mereka yang nantinya dapat bermanfaat bagi kehidupan mereka. Menurut ustadz Ozi, “para santri pesantren Annaba Center Indonesia secara usia, sudah tergolong dewasa. Untuk itu, selain pengetahuan tentang ilmu keislaman, mereka juga harus diberikan pelatihan agar nantinya dapat berguna pada masyarakat luas. Mereka tidak hanya kuat dalam aqidah Islam, melainkan juga mandiri secara ekonomi.”, tutup beliau.   Para tamu studi banding yang hadir dan keluarga besar pesantren pembinaan muallaf Yayasan Annaba Center Indonesia sangat senang dan bahagia dapat bersilaturahmi dan berbagi pengalaman dalam membina pesantren. Semoga tali persaudaraan ini semakin terjalin erat, dan pesantren Darussalam mengundang keluarga besar pesantren Annaba Center Indonesia untuk juga bersilaturahmi ke pesantren mereka. Pesantren Annaba Center Indonesia pun dengan senang hati menerima undangan tersebut. (red)